August 23, 2015

Sejarah Berdirinya SENADA

STT Terpadu Nurul Fikri adalah salah satu Sekolah Tinggi Teknologi yang sedang tumbuh untuk menjadi institusi pendidikan terbaik di Indonesia, dengan cita-citanya yang akan melahirkan manusia-manusia bertakwa, berkarakter, dan berinovasi yang kemudian menentukan arah dan jatuh bangunnya negeri ini. Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri sebagai barisan mahasiswa yang yang sedang tumbuh untuk berpikir kritis dan memiliki peran penyampai aspirasi, baik di antara mahasiswa sendiri maupun di masyarakat. Hal tersebut merupakan bentuk aktualisasi dari ilmu yang didapat dan hasil tempaan aktivitas kemahasiswaan yang sangat dinamis di STT Terpadu Nurul Fikri ini.

Tidak disangkal pula bahwa semua mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri adalah Mahasiswa Muslim. Kesemarakan aktivitas mahasiswa muslim ditandai dengan beragamnya aktivitas kemahasiswaan bernuansa Islam, seperti Peringatan Hari Besar Islam, kajian-kajian ilmiah bertemakan Islam melalui seminar, sarasehan, bedah buku, bazar buku dan souvenir Islam, pengembangan seni Islami melalui Lintas Budaya Islam, Bimbingan Baca Qur’an, serta masih banyak lainnya. Kerangka umum aktivitas kegiatan kemahasiswaan di atas adalah untuk menguatkan moral pada berbagai fungsi kehidupan dan membangun iklim Ukhuwah Islamiah di kalangan Muslim/ah Mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri. Di STT Terpadu Nurul Fikri, pengorganisasian aktivitas ke-Islam-an akan dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) – Semarak Indahnya Dakwah STT Terpadu Nurul Fikri (SENADA STT Terpadu Nurul Fikri).

Pada awalnya kegiatan keislaman di STT Terpadu Nurul Fikri “dipegang” oleh Kementrian Agama yang berada di bawah BEM STT Terpadu Nurul Fikri. Akhir tahun 2014 ini, dunia kemahasiswaan STT Terpadu Nurul Fikri mengalami dinamika internal, antara lain karena terbentuknya Ikatan Mahasiswa (IM) STT Terpadu Nurul Fikri dan munculnya inisiatif dari mahasiswa untuk membentuk UKM, diantaranya adalah SENADA. Hal ini membuat kondisi dunia kemahasiswaan STT Terpadu Nurul Fikri bergejolak dan tidak jelas, sehingga kegiatan-kegiatannya banyak yang vakum.

cca34d17b5186097267678a76444a0b0_L

Namun, Dakwah Islam seharusnya tetap berjalan, tidak bergantung kepada kondisi suatu organisasi. Karena itu tercetuslah ide untuk membentuk organisasi Islam se-STT Terpadu NF yang nantinya dapat lebih bebas mengaktualisasikan kegiatan keislaman dan lebih banyak lagi melibatkan mahasiswa STT Terpadu Nurul Fikri. Maka akan dibentuklah UKM SENADA STT Terpadu Nurul Fikri, yang kedudukannya langsung di bawah BEM STT Terpadu Nurul Fikri sebagai BSO, dan sejajar dengan BSO lainnya.

Pada periode kepengurusan yang pertama ini, LDK SENADA STT NF dipimpin oleh Panglima Besarnya :

  1. Hendra Aditiyawijaya (Sistem Informasi 2012)

 

Pada periode pertama ini, hal yang lebih diutamakan adalah eksistensinya dari LDK SENADA itu sendiri, mengumumkan bahwa adanya organisasi Islam Mahasiswa di STT Nurul Fikri. Pada periode ini yang dilakukan lebih banyak kepada pembentukan jadi diri dan memperjelas tujuan dari SENADA itu sendiri. Hanya sedikit kegiatan besar dilaksanakan, sedangkan departemen dan biro yang ada di bawahnya memang belum berjalan sebagaimana harusnya. Namun, seluruh BPH SENADA sepakat bahwa kedepannya organisasi ini akan terus belajar menjadi lebih baik dan berusaha mewujudkan apa yang sudah menjadi mimpi besar SENADA yang yang guidline tumbuh kembangnya dakwah mahasiswa STT Nurul Fikri.