SENADA: Dhuha Movement and Takjil Attack!

Selama bulan November, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) STT NF yakni SENADA, menyiapkan penyegeraan untuk membatalkan puasa dengan makanan pembuka atau lebih kita kenal dengan sebutan takjil/ ta’jil. Takjil ini diperuntukan untuk seluruh civitas STT NF yang melaksanakan amalan sunnah puasa senin- kamis. Kegiatan takjil gratis ini sudah di mulai hari Senin, 2 November 2015.

LDK SENADA yang sudah berdiri sejak 2015 ini memiliki dua pergerakan baru di bulan November ini, yakni gerakan #YukDhuha setiap pekan ke-2 dan ke-4 hari senin-jum’at dan gerakan Ta’jil Attack setiap Senin dan Kamis seperti yang dibahas pada artikel ini.

Puasa sunnah senin dan kamis adalah puasa yang sering dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah bersabda dari Abu Hurairah, ” Bahwasanya Rasulullah SAW adalah orang yang paling banyak berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Ketika ditanya tentang alasannya, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya segala amal perbuatan dipersembahkan pada hari Senin dan Kamis,maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan. Maka Allah berfirman, “Tangguhkan keduanya. (HR. Ahmad).

Amalan Sunnah seperti Saum senin-kamis memang bukan hal yang wajib dilaksanakan di STT NF, namun melihat banyaknya civitas yang melakukan amalan sunnah ini menjadi pendorong Senada untuk berbagi kebaikan.

Dalam rangka menyemarakan agenda syiar di bulan Muharram, maka Senada ingin mengajak seluruh masyarakat STT NF untuk kembali menghidupkan ibadah sunnah, seperti #YukDhuha dan Shaum sunnah.” Papar Hendra, selaku ketua SENADA.

Hendra berharap dengan adanya kegiatan ini mampu mewujudkan masyarakat STT NF yang berakhlak islamin dengan menghidupkan ibadah sunnah.

Agenda buka bersama dengan ta’jil yang disediakan oleh Senada ini mendapatkan respon baik dari salah satu mahasiswa, Muhammad Fakhri. Bagi Fakhri, Takjil ini sangat bermanfaat bagi mereka yang berbuka puasa.

” Kegiatan ini bagus banget ya, jadi kita gak hanya buka puasa tapi juga dapet kebersamaan juga,” kicau Fakhri.

ta’jil ini juga bisa menjadi ladang ibadah Senada. Karna kan, orang yang menyediakan sajian untuk yang berpuasa sama dengan pahala orang puasa juga,” Tutup Fakhri sambil asik mencicipi hidangan ta’jil.

 

Ditulis oleh:

Muhammad Dzulfikri (Mahasiswa Sistem Informasi STT Nurul Fikri, Angkatan 2012)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *